Michael Ballack Tuding Wasit Lebih Untungkan El Barca

Michael Ballack baru saja menuding wasit yang memimpin jalannya laga lebih menguntungkan El Barca ketimbang tim lawannya. Salah satu pemain legendaries berkebangsaan Jerman, Michael Ballack itu menyatakan jika FC Barcelona sudah dapat keuntungan lebih besar ketika berhadapan dengan mantan klubnya, yaitu Chelsea dalam pertandingan leg kedua di babak 16 besar Liga Champions musim 2017 – 2018 ini tepatnya pada hari Kamis, 15 Maret 2018 dini hari lalu (WIB). Tidak tanggung – tanggung, sebab Ballack sendiri langsung menulis rasa kecewanya yang begitu besar kepada kinerja wasit Damir Skomina yang memimpin jalannya pertandingan Barcelona vs Chelsea melalui akun Twitter milik pribadinya, @Ballack. Michael Ballack menilai, wasit masih memberlakukan hal yang sama pada cerita tersebut. Kalimat berbunyi, masih cerita yang sama, itu kabarnya merujuk kepada kekesalan Ballack saat Chelsea disingkirkan oleh para pemain Barcelona pada pertandingan semi final Liga Champions di musim 2008 – 2009 lalu.

Di mana pada saat itu Ballack sendiri beranggapan jika para pemain klub berjuluk The Blues tersebut memang harus tersingkir pada akhirnya lantaran adanya putusan – putusan kontroversial yang dibuat oleh pengadil asal Norwegia, Tom Hening Ovrebo. Sebab di pertandingan itu sendiri, sebenarnya The Blues sudah berhasil unggul lebih dulu via sepakan jarak jauh Michael Essien di menit kesembillan. Usai gol itulah menurut penilaian Ballack secara pribadi, setidaknya ada empat keputusan wasit yang merugikan Chelsea. Alhasil pada akhirnya Barcelona sanggup menyamakan kedudukan lewat sepakan terukur Andres Iniesta di masa injury time. Skor akhir 1 – 1 dan Chelsea mesti rela tersingkiri pada akhirnya. Sejatinya agregat yang ada itu memang bernilai sama kuat 1 – 1, tetapi tim asal kota London Barat tersingkir lantaran kalah agresivitas gol tandang. Saat itu, pemain-pemain Chelsea terlihat kesal kepada Ovrebo. Bahkan striker andalan Chelsea yakni Didier Drogba meluapkan emosinya di depan kamera televisi, tanda kekecewaan terhadap Ovrebo.

Baca Artikel Menarik Lainnya :  Senegal dan Aliou Cissé dengan tenang yakin akan menciptakan semangat ditahun2002

Baca Juga

Sedangkan pada pertandingan Barcelona melawan Chelsea di Estadio Camp Nou dini hari tadi (WIB), para anak didik Antonio Conte sejatinya layak untuk diberikan hadiah berupa tendangan penalty. Momen yang dimaksudkan tersebut terjadi saat wing back kiri mereka Marcos Alonso dijatuhkan bek Barcelona, Gerard Pique, di kotak terlarang. Akan tetapi, sungguh disayangkan Skomina tidak menggubris momen itu sebagai pelanggaran. Di mana pada saat itu, Barcelona sendiri memang sudah berada dalam kondisi unggul dengan skor 2 – 0. Namun pria kelahiran Gorlitz, Jerman pada tanggal 26 September 1976 tersebut menyatakan bukan tidak mungkin kondisinya akan berbeda jika Chelsea dihadiahi penalti dan mencetak gol untuk mempertipis keadaan.

Maka dari itu, Michael Ballack meras sangat kesal dan langsung menulis kicauan “masih cerita yang sama. Terlepas dari komentar yang disampaikan oleh Ballack sendiri, El Barca secara otomatis memang layak melaju ke babak berikutnya. Pada gelaran Liga Champions 2008 -2 009, Barcelona menunjukkan kesolidan hingga akhirnya menjadi kampiun usai mengalahkan Manchester United dengan skor 2 – 0 di partai puncak. Sedangkan pad musim ini, Barcelona yang berada di bawah didikan pelatih Ernesto Valverde sukses tampil kukuh. Dalam 8 pertandingan yang sudah dijalani, tim Blaugrana bahkan belum pernah merasakan pil pahit berupa hasil kekalahan di antaranya.

Baca Artikel Menarik Lainnya :  Bagaimana MLS mencoba mengeksploitasi Piala Dunia, bahkan dengan AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy @ 2018 Judi Online | Taruhan Bola | Agen Bola | Agen Sbobet | Situs Agen Casino Sbobet Online & Judi Bola Online Terpercaya Frontier Theme